Open
Conversation
This file contains hidden or bidirectional Unicode text that may be interpreted or compiled differently than what appears below. To review, open the file in an editor that reveals hidden Unicode characters.
Learn more about bidirectional Unicode characters
Sign up for free
to join this conversation on GitHub.
Already have an account?
Sign in to comment
Add this suggestion to a batch that can be applied as a single commit.This suggestion is invalid because no changes were made to the code.Suggestions cannot be applied while the pull request is closed.Suggestions cannot be applied while viewing a subset of changes.Only one suggestion per line can be applied in a batch.Add this suggestion to a batch that can be applied as a single commit.Applying suggestions on deleted lines is not supported.You must change the existing code in this line in order to create a valid suggestion.Outdated suggestions cannot be applied.This suggestion has been applied or marked resolved.Suggestions cannot be applied from pending reviews.Suggestions cannot be applied on multi-line comments.Suggestions cannot be applied while the pull request is queued to merge.Suggestion cannot be applied right now. Please check back later.
Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Indonesia pada umumnya dan Universitas Paramadina khususnya harus bisa mengimplementasi sebuah metode pembelajaran yang menyenangkan.
Untuk meningkatkan motivasi mahasiswa Paramadina dalam belajar, maka kami mengusulkan untuk melakukan Gamification.
Gamification adalah penggunaan element-element pada game yang dilakukan pada context non-game.
Lee Sheldon, Professor di Indiana University merupakan pioneer dalam gamification in education. Menurutnya, game mengikat pemainnya secara emotional dan cognitively sehingga pemain termotivasi untuk terus bermain. Suasana yang complex pada game membuat pemainnya bisa bermain sambil ber-eksperimen sekaligus problem solving dan juga quick thinking.
Dalam game, peraturannya jelas, tugas (apa yang harus dikerjakan) jelas, ada imbalan (rewards) yang bisa langsung didapatkan. Bahkan jika kita kalah atau gagal dalam bermain game, player akan termotivasi untuk bermain terus karna paling tidak player sadar bahwa skill nya akan terus meningkat. Selain itu, game juga memberikan kesempatan para pemainnya melakoni sebuah peran yang bukan dirinya.
Di setiap awal semester, mahasiswa memiliki XP = 0. XP akan bertambah jika mahasiswa melakukan presentasi, melaksanakan quiz dan ujian, membuat project, aktif di organisasi (UKM), dan berprestasi pada bidang yang dia sukai.
Setiap mahasiswa dibagi menjadi beberapa group(guild). Untuk mendapatkan XP mahasiswa harus bekerja sama dengan group nya atau pick up group (mengambil member dari group lain) dan terkadang juga individu.